Telaga Warna dan Telaga Pengilon,dua sisi yang Berlainan

1 Mei 2010 at 17:42 Tinggalkan komentar

Di dekat peninggalan sejarah Kompleks Candi Dieng, terdapat Telaga Warna dan Telaga Pengilon yang letaknya berseberangan. Memasuki kawasan Telaga Warna, kami disuguhi sebuah pemandangan yang cukup indah. Sebuah hamparan telaga yang luas bekas sebuah kawah yang telah mati ribuan tahun yang lalu menjadi sebuah danau atau telaga.

Telaga Warna memantulkan 3 warna yaitu hijau, merah, dan biru. Kandungan belerang yang ada di dalamnya memantulkan warna kehijauan, sedangkan ganggang merah yang ada didasar telaga memantulkan cahaya kemerahan dan jernihnya air telaga yang berwarna biru muncul dari pantulan gradasi sinar matahari.

Telaga Warna

Hutan di sekitar telaga ini masih terjaga kelestariannya sehingga suasana kelihatan sejuk dan teduh. Walaupun demikian warna telaga sudah tidak berwarna-warni lagi. Warna yang tampak hanyalah warna hijam kecoklatan saja.

Telaga Warna dari sisi yang berbeda

Kerusakan ini diakibatkan berkurangnya kadar belerang yang terdapat di dalamnya akibat penggunaan air telaga untuk irigasi sawah para petani sayur di kawasan Dieng, pengaruh cuaca dan lingkungan sekitarnya. Setelah cukup melihat Telaga Warna, kami pun berjalan ke seberang menuju ke Telaga Pengilon yang jaraknya sekitar 100 meter dari Telaga Warna.

Nama Telaga Pengilon sendiri berarti telaga cermin. Air di telaga ini sangat jernih dan bisa memantulkan bayangan benda yang ada di sekitarnya.

Telaga Pengilon

Ketika kami sampai Telaga Pengilon, rumput-rumputan menutupi hampir seluruh telaga sehingga kami tidak bisa bercermin di pinggir telaga. Telaga ini juga merupakan bekas kawah yang telah mati ribuan tahun yang lalu. Jika meneruskan perjalanan melewati telaga ini, anda akan menjumpa goa semar dan  goa jaran.

Entry filed under: Uncategorized. Tags: .

Asal Usul Telaga warna

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


dibaca

  • 21,868 kali

Pos-pos Terbaru


%d blogger menyukai ini: